Longsor Hantam KA Ciremai di Maswati–Sasaksaat, Enam Perjalanan Kereta Terdampak
Azkiya345 02 Apr 2026 2 menit baca 15 viewsDaftar Isi
BTHunter.Live – Gangguan operasional kereta api terjadi di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung setelah rangkaian KA Ciremai dilaporkan tertemper material longsoran di jalur antara Maswati dan Sasaksaat pada Rabu (1/4) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan lokomotif anjlok dan sejumlah perjalanan kereta api lainnya terdampak.
Berdasarkan informasi lintas operasional perkeretaapian wilayah Bandung, kejadian terjadi sekitar pukul 14.53 WIB di Km 142+8/9 petak jalan Maswati–Sasaksaat. Rangkaian yang terdampak merupakan PLB 174B (Ciremai). Material longsor dilaporkan mengenai bagian depan rangkaian sehingga menyebabkan gangguan perjalanan.
Pada saat kejadian, komunikasi dengan awak kereta sempat terkendala karena radio masinis dan radio kontingensi tidak dapat dihubungi. Informasi kondisi kereta kemudian diperoleh melalui kondektur yang berhasil dihubungi melalui sambungan telepon sekitar pukul 15.00 WIB.
Dari laporan tersebut diketahui bahwa lokomotif CC206 1366 mengalami anjlok pada satu bogie bagian depan atau tiga as roda, sehingga rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan dan tertahan di lokasi kejadian.
*Enam Kereta Api Terdampak*
Akibat kejadian tersebut, jalur di petak Maswati–Sasaksaat tidak dapat dilalui sementara, sehingga sedikitnya enam perjalanan kereta api dilaporkan terdampak operasionalnya. Kereta-kereta yang terdampak antara lain:
* PLB 174B (Ciremai) tertahan di lokasi kejadian
* KA 283 Serayu tertahan di Sasaksaat
* KA 102 Harina tertahan di Cikadondong
* PLB 142B Parahyangan tertahan di Purwakarta
* PLB 129B Papandayan tertahan di Padalarang
* KA 349 Commuter Line Garut tertahan di Cimahi
Penahanan perjalanan dilakukan sebagai langkah pengamanan karena jalur belum dapat dilalui hingga proses evakuasi rangkaian dan pembersihan material longsor selesai dilakukan.
Rangkaian kereta yang terlibat dalam kejadian tersebut terdiri dari satu lokomotif, satu kereta pembangkit, beberapa kereta kelas ekonomi dan eksekutif. Lokomotif CC2061366 berada di posisi paling depan dan menjadi bagian yang terdampak langsung oleh material longsor hingga menyebabkan anjlok.
Pasca kejadian, petugas operasional langsung melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk penanganan di lapangan. Proses evakuasi lokomotif anjlok, pembersihan material longsor, serta pemeriksaan kondisi rel menjadi prioritas sebelum jalur dapat dinyatakan aman untuk dilalui kembali.
Hingga saat ini, penyebab pasti longsoran masih menunggu informasi lanjutan, namun diduga berkaitan dengan kondisi tanah labil dan faktor cuaca di wilayah jalur pegunungan antara Maswati dan Sasaksaat yang memang dikenal sebagai daerah rawan longsor.
Gangguan ini diperkirakan akan berdampak pada keterlambatan perjalanan kereta api di lintas Bandung–Purwakarta dan sekitarnya hingga proses normalisasi jalur selesai dilakukan.
Lihat juga galeri foto kereta api Indonesia di BTHunter.
Lihat juga tracking kereta api.